Postingan

Debu

Kabut menyelimuti bumi  Pekat menghantam muka pucat Asap mengudara bebas Langkah kaki kian mengeras  Keringat mengucur deras Debu halus terhempas  Nafas terasa sesak Tanganbterasa membengkak Ternyata ini hanya angan  Dari diri seorang puan By: pena_gabut

Redup

Sinar kehidupan meredup Diterpa asap mimpi kelabu Langkah kaki tak menentu  Dibalik akal yang buntu Mencari solusi terbelenggu  Diantara kata-kata ragu Terucap sepontan tak kenal waktu  Tanpa sengaja menyayat kalbu Tergores hingga jeru Tak mampu terobati oleh waktu By: pena_gabut

Pembela tanah air

Jiwa jiwa yang suci T ertidur dipangkuan Ibu Pertiwi Diiringi tangis yang menyayat hati Pulang dengan wajah yang berseri seri Tanpa ku sadari Hanya raga yang tertinggal disini Terbalut kain beraroma kasturi Tunai sudah tugas mulia ini  Mempertahankan Ibu Pertiwi  Hingga tak mampu untuk kembali By: pena gabut 

Aku Tau

Tiada lekas tanpa lepas Bekas belum tentu tuntas Tangan tak mampu menggapai  Tangan lelah merangkul Merangkul hati yang mati  Akan penyakit tak kunjung terobati  Ego memuncak  Merasa dirinya paling bijak Lisan tajam namun kaki tak mampu berpijak  Dijalan yang penuh tanjakan  Berkelok seperti ular Ini hanya sekedar ujaran Kuatkan hati kuatkan iman Harapan hanya sekedar harapan  Tanpa adanya perjuangan 

Pengagum senja

  Langkah kaki beriringan Melangkah menggapai keindahan Semburat sinar jingga di ufuk barat Penyembuh raga yang penat Pengagum senja.... Tanpa lelah memanjakan netra Hangat nya suasana Ketika sang surya Duduk kembali ke singgasana

Ibu

Laskar pujangga hadir Dibalik rimbunnya mawar Datang membawa penawar Luka hati yang menyebar Ludira menetes tanpa sadar Meluruh membersamai air Yang mengalir menuju hilir Inikah batas ku terlahir Dibuaian kasih ibu tiada akhir   Boyolali  5/2/2024