Hujan bulan Desember
T erhirup aroma patrikor Tetesan air mulai turun Basahi bumi yang jenuh Melihat tingkah manusia Menjelang pergantian tahun Langkah kaki terhenti Mendengar ratapan silih-berganti Tangis pilu terdengar sayup Baju basah kuyup Dibasahi airmata dan darah Langit tak kunjung cerah Hati mulai gelisah Tiada lagi canda tawa Orang asing mulai berkuasa Mengklaim wilayah kita Namun apa daya Hanya hak asasi manusia Mereka bengis merajalela Bak kacang lupa kulitnya