Lelah

Semilir angin malam

Raga remuk redam

Diterpa emosi tak kunjung padam

Ego mendominasi

Seperti bubur nasi

Lumer enaknya cuma dipanasi


Wahai pujaan hati

Dimana kau berada?

Hanya bisa bersua di sepanjang doa

Yang ku lantunkan kepada tuhan mu

Rindu menghampiri kalbu

Tenang sabar dan ikhlas

Hingga rindu kan hilang tak berbekas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tersesat

Asing

Ratapan