Lelaki

 


Kaum tercuek

Tanpa ragu mengukir

Lara di hati wanita

Yang penuh kerapuhan

Hai lelaki.....

Hanya bisa mencela

Tak mampu membela

Dari ocehan ibu kau

Yang sinis apalagi apatis

Akan sikap ku yang selalu salah

Hanya mampu berkeluh kesah

Akan nasib yang ku terima

Sabar ku berbatas

Setitik air menetes

Berubah jadi aliran yang deras

Basahi pipi,basahi hati

Hanya mampu berserah diri

Kepada sang pembolak-balik hati

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tersesat

Asing

Ratapan