Mbak
Mbak.....
Kaulah pelindungku
Kaulah pelipur laraku
Ditengah tepaan badai tak kunjung reda
Kau datang bawakan selimut sutra
Lapar dan dahaga
Se cangkir es kopi tersaji di meja
Se mangkuk seblak menggugah selera
Akan kah kau selalu ada?
Menemaniku menghadapi dunia
Mbak....
Apa takdirku sama?
Seperti takdirmu yang penuh warna
Apa aku terlalu memaksa?
Hingga tak mampu berpikir
Antara ekspektasi dan realita
Seperti kotak pandora
Datang membawa lara
Pergi tinggalkan luka
Komentar
Posting Komentar