Pilu

Bumantara kian redup
Tiada lagi sorot mentari
Daun-daun berguguran
Menyerah tanpa melawan
Terpaan langkah kaki sang bayu
Mantel menyelimuti raga
Sepatu turut berbunyi
Ketika melewati genangan air
Sadar tak ada tempat bersandar
Kesabaran setipis tisu
Pikiran mulai rancu
Bayangan hitam menyapamu
Hingga kau mulai ragu
Melangkah untuk maju
Hanya jemu dan sendu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tersesat

Asing

Ratapan